Jangan Asal Ganti Tutup Radiator, Ini Alasannya: Kode Harus Sesuai!
Table of Contents
Jangan Asal Mengganti Cover Radiator, Pastikan Kode Sesuai, Ini Alasannya
Untuk teman-teman yang berencana menggantikan penutup radiator dengan nomor part yang tidak sesuai dengan spek resmi, dapat timbul beberapa efek negatif.
Radar Berita Global/ Knowledge
Rudy Hansend 30 Maret pukul 19:35 30 Maret pukul 19:35 Radar Berita Global - Para pengguna kendaraan bermotor harus memahami bahwa semua penutup radiator biasanya dilengkapi dengan kode angka seperti 0,9, 1,0, dan 1,1. Kode-kode ini sebenarnya mengindikasikan tingkat tekanan dalam unit bar yang dihasilkan oleh cairan pendingin mesin ketika ia mengalir melintasi tangki cadangan. Bagi mereka yang merencanakan untuk menukar penutup radiator menggunakan kode angka yang berbeda, dapat timbul beberapa konsekuensi negatif. "Angka pada penutup radiator punya maknanya sendiri, tak semata-mata sebagai simbol kosong," papar Dedi, kepala workshop Setia Motor di Sunter Jakarta Utara, kepada Radar Berita Global, Sabtu (29/3/2025). Sebagai contoh, jika sebuah radiador standar dirancang untuk bertoleransi hingga 1,1 bar, namun digantilah dengan capuran berkode 1,0 bar. Ini membuat material seal pada tutup radiator mungkin tidak sanggup lagi menahan ekstra 0,1 bar atau daya dorongan tambahan 0,1 kilogram setiap sentimeter persegi dari fluida pendingin itu. Akhirnya hal tersebut menyebabkan cairan pendingin menjadi lebih mudah hilang akibat pembukaannya yang sedikit lemah, jelas Dedi. Jika tidak ditangani, penurunan kadar cairan dalam radiator dapat menurunkan efisiensinya dalam mendinginkan mesin ketika sedang digunakan. Bahkan, kemungkinan terburuk adalah air di dalam radiator habis sehingga memperbesar peluang mesin kendaraan Anda menjadi panas secara berlebihan. "Sedangkan untuk biaya pembelian tutup radiator dengan kode 0.9, 1.0, serta 1.1 berkisar antara Rp 35 sampai 100 juta rupiah bergantung pada merk produk tersebut," tambah Dedi.Copyright Radar Berita Global2025
Related Article
Posting Komentar